Kamis, Februari 22, 2024

Sanksi FIFA Bagi PSSI, Erick Thohir: Cukup Berat, Kita Sedih

Berita Terkait

GaluhPro.com – Sanksi FIFA bagi PSSI memang sedikit akan menghambat percepatan dalam melanjutkan program transformasi sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023. Hal tersebut lantaran FIFA tidak berkenan atas kurang kondusifnya kondisi Indonesia.

Masalah yang paling menjadi sorotan yakni dengan adanya penolakan sejumlah masyarakat terhadap Israel yang akan masuk menjadi peserta Piala Dunia di Indonesia.

Faktor kesiapan dan keamanan sepertinya belum bisa ditunjukan Indonesia. Maka dari itu FIFA memutuskan untuk mencabut status tuan rumahnya.

Baca Juga: Erick Thohir Dapat Apresiasi dari Para Legenda Sepak Bola: Itu Baru Seorang Pemimpin

Setelah gagal menjadi penyelenggara turnamen akbar sepak bola dunia itu, Indonesia akhirnya mendapat sanksi dari FIFA.

Banyak yang berpendapat Indonesia cukup beruntung karena hanya terkena sanksi ringan dari FIFA. Lobi-lobi Ketua Umum PSSI sukses menghasilkan kabar baik.

Sanksi FIFA tidak sampai membekukan sepak bola Indonesia. Namun hanya menjatuhkan sanksi pembekuaan dana FIFA Forward untuk PSSI.

Sanksi FIFA Bagi PSSI, Erick Thohir Mengaku Berat

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menanggapi masalah sanksi FIFA yang membekukan dana Forward. Ia mengatakan untuk sepak bola Indonesia keseluruhan memang cukup ringan.

Akan tetapi bagi PSSI itu merupakan sebuah hukuman yang berat. Meski PSSI tidak diam dan terus mencari pendanaan, tetapi cukup sulit untuk mengusahakan dana alternatif.

“Buat sepak bola tidak (berat), tapi buat PSSI cukup berat. Buat PSSI kita bersedih. Bukan karena dana FIFA Forward-nya. Kita juga selalu cari pendanaan. Dengan pembekuan ini tidak mudah mencari alternatif,” kata Erick Thohir, dikutip dari berbagai sumber, Senin (10/4/2023).

Masalahnya tidak cukup di sana. Erick Thohir menjelaskan jika dalam dana FIFA Forward itu ada anggaran untuk pembuatan training camp di IKN yang sudah menjadi rencana sebelumnya.

Berhubung dananya dibekukan, jadi kemungkinan untuk mewujudkan rencana tersebut akan sedikit medapatkan kesulitan.

“Kalau dana tidak jadi cair berarti yang tadinya mau punya tempat training camp di IKN jadi binggung juga. Artinya ada masalah. Saya harus terima. FIFA bilang akan mereview satu dua bulan. Masa mau bilang ngak,” lanjutnya.

Meski begitu PSSI akan terus berusaha keras mencari solusi untuk melanjutkan kembali transformasi Indonesia dan mewujudkan semua yang telah menjadi program sebelumnya. (GaluhPro/Seva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait