Rabu, Februari 21, 2024

Pelatih Timnas Putri Indonesia U-19 Kritik Wasit Asal Vietnam Usai Kalah dari Thailand di Piala AFF U-19 Wanita

Berita Terkait

GaluhPro.com– Setelah menelan kekalahan dari Thailand, pelatih Timnas Putri Indonesia U-19, Rudy Eka Priyambada, mengkritik kinerja wasit dalam pertandingan tersebut.

Pada Kamis (13/7/2023), Timnas Putri Indonesia U-19 bertanding melawan Thailand dalam laga semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam pertandingan tersebut Timnas Putri Indonesia U-19 harus bermain dengan 10 pemain setelah Fani Supriyanto mendapatkan kartu merah pada awal pertandingan. 

Keunggulan jumlah pemain membuat Thailand berhasil mencetak gol pada menit ke-14 melalui Thawanrat Promthongmee.

Timnas Putri Indonesia U-19 sebenarnya sempat menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Claudia Scheunemann pada menit ke-24. 

Namun, Thailand berhasil mencetak enam gol tambahan dalam sisa waktu pertandingan.

Akhirnya, Timnas Putri Indonesia U-19 harus menerima kekalahan telak dengan skor 1-7. 

Pelatih Timnas Putri Indonesia U-19 Kecewa dengan Keputusan Wasit

Setelah pertandingan, pelatih Timnas Putri Indonesia U-19 tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya.

Rasa kecewa tersebut bukan hanya karena skor akhir, tetapi juga terkait kinerja wasit. 

Menurut Rudy Eka Priyambada, wasit asal Vietnam, Le Thi Ly, telah memberikan banyak keputusan yang merugikan Timnas Putri Indonesia U-19.

“Pertandingan tadi, tiga menit kartu merah, tidak nikmat bermainnya, tidak nikmat juga ditonton,” kata Rudy dalam laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, Rudy mengkritik penunjukan wasit tersebut dengan berpendapat seharusnya wasit tidak berasal dari negara yang masuk ke babak semifinal.

Baca juga: Begini Alasan Mohammed Rashid Gabung Bali United, Singgung Timnas Indonesia

Sementara Vietnam merupakan salah satu tim yang lolos ke semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023.

“Lain kali kalau bisa AFF bisa tidak ambil wasit dari empat semifinalis. Tadi wasit dari Vietnam sekiranya banyak merugikan kita,” jelas Rudy.

Selain itu, Rudy Eka Priyambada juga berpendapat penerapan VAR dapat menjadi solusi untuk mengurangi kesalahan wasit dalam pengambilan keputusan.

Menurutnya, VAR dapat diperbaiki dan penugasan wasit harus lebih selektif, sehingga wasit yang bertugas lebih netral dan bukan berasal dari empat tim semifinalis.

“VAR mungkin menjadi salah satu solusi ya. Mungkin bisa diperbaiki lagi kedepannya. Dan juga lebih selektif lagi dalam penugasan wasitnya, sekiranya bisa netral, bukan dari empat semifinalis,” tutur Rudy.

Sementara itu, Timnas Putri Indonesia U-19 masih akan melawan Myanmar pada Sabtu (15/7/2023) dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. (GaluhPro/Dianti Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait