Rabu, Februari 28, 2024

Hanya Miliki 3 Pemain Berpengalaman, Pelatih Myanmar Akui Bakal Kesulitan Lawan Indonesia U-22 di SEA Games 2023

Berita Terkait

GaluhPro.com – Pelatih Myanmar akui bakal kesulitan menghadapi Timnas Indonesia dalam lanjutan babak penyisihan Grup A di SEA Games 2023.

Laga kedua tim tersebut akan berlangsung di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada Kamis (4/5/2023).

Skuad Garuda diunggulkan akan lebih mampu bermain lebih agresif dalam pertandingan tersebut lantaran memiliki persiapan tim yang lebih matang.

Selain itu Timnas Indonesia yang terakhir bermain pada tanggal 29 April 2023 lalu melawan Filipina, memiliki jeda istirahat yang lebih banyak.

Sedangkan Timnas Myanmar hanya memiliki jeda istirahat yang sangat singkat karena baru saja menghadapi Timor Leste pada 2 Mei 2023 kemarin.

Meski begitu tentu saja di atas lapangan kita tidak pernah tahu akan seperti apa. Walaupun di atas kertas skuad Garuda lebih unggul dari berbagai aspek.

Baca Juga: Ini Prediksi Menpora Jelang Laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar di SEA Games 2023

Pelatih Myanmar Akui Level Pemain Timnas Indonesia Lebih Hebat

Pasukan Indra Sjafri memang sudah banyak yang menilai memiliki kedalaman skuad yang cukup baik. Kehadiran pemain abroad dan pemain lokal berpengalaman tentu menjadi poin plus.

Pelatih Myanmar, Michel Feichtenbeiner juga mengakui jika level pemain Timnas Indonesia U-22 saat ini memiliki perbedaan yang sangat jauh dengan Myanmar.

“Kalau saya lihat daftar susunan pemain Timnas Indonesia U-22, mereka bermain untuk Persija, PSM, semua ada tim bagus. Mereka juga sebanyak 20-30 pertandingan, jadi levelnya berbeda,” kata Michel dikutip dari laman Bola.net (3/5).

Menurut Pelatih Michel Feichtenbeiner, skuad Myanmar U-22 hanya diisi oleh pemain muda. Itu pun semua bermain di liga lokal yang bukan tim utama.

“Sementara pemain Myanmar, semuanya pemain muda, bermain di liga lokal, bukan pemain di tim utama juga,” tambahnya.

Selain itu Skuad Garuda memiliki banyak opsi pemain bagus. Sedangkan Myanmar kesulitan mendapatkan pemain bagus karena memang sangat kurang.

Michel Feichtenbeiner mengatakan, Liga Indonesia sangat kompetitif dan menghasilkan pemain yang bagus. Situasi di Liga Myanmar berbeda. Dalam situasi mereka kesulitan dalam memilih pemain.

“Hanya ada tiga pemain berpengalaman di tim saat ini. Pemain lain adalah U-18/19 dan timnya sangat muda,” terang Michel Feichtenbeiner. (GaluhPro/Seva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait