Rabu, Februari 28, 2024

Liga Arab Ultimatum FIFA, Jika Terus Beri Perlakuan Istimewa Terhadap Israel

Berita Terkait

GaluhPro.com – Liga Arab ultimatum FIFA. Hal tersebut lantaran beberapa sikap FIFA yang seakan memperlakukan Israel secara Istimewa.

Permasalahan tersebut bermula dari tindakan FIFA yang dengan mudahnya membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Keputusan FIFA itu terkait dengan adanya intervensi dari sejumlah masyarakat Indonesia atas keikutsertaan Israel sebagai peserta Piala Dunia yang akan digelar di Indonesia.

Baca Juga: Berikut Calon Pengganti Timnas Israel, Jika FIFA Mencoret dari Piala Dunia U20 2023

Mereka mengecam keras dan menolak Israel masuk ke Indonesia. Hal tersebut merupakan bentuk dari sikap menentang adanya penjajahan Israel terhadap Palestina.

Selanjutnya muncul masalah baru. Tentara Israel menyerang kembali masyarakat Palestina pada saat pertandingan puncak sepak bola dengan gas air mata.

Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan final Piala Liga Palestina yang mempertemukan klub Jabal Al-Mukaber vs Balata FC, Jumat (30/3/2023).

Serangan itu membuat sejumlah suporter dan pemain harus mendapatkan perawatan. Hingga pertandingan harus ditunda kurang lebih satu jam.

Berita mengenai penyerangan tersebut sudah menjadi sorotan masyarakat dunia. Namun hingga saat ini pihak FIFA belum memberikan tanggapan apalagi sanksi.

Hal itu pun memancing komentar dari berbagai pihak. Salah satunya presiden Liga Arab yang menganggap, FIFA sepertinya memperlakukan Israel dengan Istimewa.

Alasan Liga Arab Ultimatum FIFA

Presiden Liga Arab, Nabil Elaraby angkat bicara soal keputusan FIFA yang membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Ia menganggap FIFA seakan memperlakukan Israel dengan istimewa. Sebab alasan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah karena adanya penolakan terhadap Israel.

“Ini saya utarakan sebagai solidaritas terhadap Indonesia. Kalau FIFA tetap memperlakukan Israel secara Istimewa, kami akan perintahkan seluruh anggota kami untuk mengundurkan diri dari FIFA,” kata Nabil Elaraby melalui tayangan video dalam kanal youtube Online News (2/4).

Selain itu Nabil Elaraby menganggap, FIFA justru seakan menutup mata jika yang melakukan pelanggaran adalah Israel sendiri.

“Sebaliknya FIFA selalu menutup mata atas pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap Paletina,” tegas Nabil.

Perlakuan tentara Israel yang mengganggu kegiatan sepak bola Palestina seakan hanya masalah remeh yang tidak perlu dibesar-besarkan bagi hukum Internasional.

Seperti yang dikatakan Jubir Kemenlu Qatar, Lolwah Alkhater dalam cuitannya yang mengeluhkan, aksi dan perlakuan Israel seakan berada di atas hukum Internasional. (GaluhPro/Seva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait