Kamis, Februari 22, 2024

Kekalahan Persib Bandung 1-4 dari Persikabo 1973 Berakhir Chaos

Berita Terkait

GaluhPro.comPersib Bandung mengakhiri pertandingan di Liga 1 2022-2023, dengan kekalahan telak 1-4 atas Persikabo 1973.

Pertandingan kedua tim itu, digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (15/4/2023) berakhir chaos.

Chaos tersebut dipicu akibat Bobotoh terlanjur kecewa atas kekalahan telak 1 – 4 yang dialami tim Maung Bandung.

Bahkan , wasit sudah meniup peluit panjang sebelum pertandingan kedua tim benar-benar berakhir.

Hal tersebut, karena para Bobotoh, mulai ramai -ramai menyalakan flare yang diawali dari tribun Utara.

Baca Juga: Persib Tutup Musim Liga 1 dengan Kekalahan Telak

Kemudahan, dari berbagai tribun terlihat juga mulai menyalakan flare yang disinyalir merupakan kekecewaan atas permainan tim asuhan Luis Milla.

Persib Kalah Telak dari Persikabo, Bobotoh Meradang

Pantauan dari berbagai upload di media sosial, efek dari flare itu terlihat asap flare memenuhi seluruh stadion GBLA.

Efek dari asap flare itu pun membuat beberapa penonton, mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan. 

Akibat dari asap flare itu, terlihat suasana stadion yang dibangun sebelum pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat itu mendadak kelam dan gelap gulita.

Pasca tragedi itu, para pemain kedua tim baik Persib Bandung maupun Persikabo 1973 langsung memasuki ruang ganti.

Hal tersebut, sebagai antisipasi untuk para pemain dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu terlihat dari video yang viral, ada beberapa suporter yang menginvasi atau masuk ke lapangan. 

Petugas steward yang bertugas pun langsung mengamankan penonton yang melakukan aksi tersebut.

Laga terakhir Persib Bandung itu, seharusnya berakhir dengan indah setelah beberapa kali terusir dan bermain di Stadion Pakansari.

Belum lagi dengan momen perpisahan kiper senior Persib, Made Wirawan yang memutuskan untuk pensiun dari sepakbola.

Alih-alih berpesta melepas Made, laga antara Persib vs Persikabo berakhir dengan kerusuhan

Beruntung, pihak keamanan bergerak cepat dan kerusuhan tersebut tidak menjalar kemana-mana.

Bahkan Made Wirawan juga harus menenangkan suporter dan berpamitan di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang turun maupun yang masih di tribun . 

Setelah kiper berusia 41 tahun itu berpamitan, Bobotoh pun berangsur-angsur membubarkan diri. (GaluhPro/Yudi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait