Kamis, Februari 22, 2024

FIFA Pertanyakan Keseriusan Indonesia, Bicara Transformasi Sepak Bola dari Dulu Namun Belum Berubah

Berita Terkait

GaluhPro.comFIFA pertanyakan keseriusan Indonesia dalam melaksakanakan tranformasi sepak bola. Hal itu menjadi tanda tanya besar bagi Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sudah bolak-balik menghadap FIFA sejak dari tahun 2016. Setelah sepak bola Indonesia mendapat sanksi pembekuan dari keanggotaan FIFA pada tahun 2015.

Kala itu Erick Thohir yang masih menjabat sebagai Presiden Inter Milan mendapat mandat dari Presiden Jokowi untuk melakukan lobi kepada FIFA.

“Presiden [Jokowi] menulis surat waktu itu pada Presiden Gianni. Poin-poinnya akan mentransformasi sepak bola Indonesia. Pembinaan pemain diciptakan mulai dari bawah,” kata Erick Thohir, Senin (10/4/2023).

Baca Juga: Batal Tampil di Piala Dunia 2023, Para Pemain Timnas U-20 Bakal Diberi Beasiswa 

Setelah itu FIFA mencabut sanksi untuk Indonesia. Sepak bola Indonesia kembali tergabung bersama FIFA dan bisa berlaga dalam ajang internasional.

Namun setelah tahun demi tahun pasca pembekuan, ide transformasi yang ditawarkan Indonesia tidak berjalan dengan optimal.

Alasan FIFA Pertanyakan Keseriusan Indonesia

Keseriusan transformasi sepak bola Indonesia kembali menjadi pertanyaan FIFA setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 lalu.

Insiden di Stadion Kanjuruhan sangat memukul sepak bola dunia. Hingga ucapan bela sungkawa serta doa mucul dari sejumlah manajemen klub dan para pemain ternama dunia.

Tragedi tersebut pun kembali mengantarkan Erick Thohir untuk berhadapan dengan FIFA. Menteri BUMN itu akhirnya terbang ke Doha, Qatar. Karena pada waktu itu Infantino tengah sibuk urusan Piala Dunia 2022.

“Di situ presiden Gianni bicara bahwa: Ya, saya mau bantu sepak bola Indonesia. Masih dengan komitemen yang dulu, tetapi Indonesia sendiri mau nggak berubah?” lanjut Erick yang meniru ucapan Gianni Infantino.

Dari sana Erick Thohir meminta FIFA untuk mendampingi transformasi sepak bola Indonesia. Hingga FIFA pun mendirikan kantor di Indonesia.

Ketika transfromasi sudah mulai berjalan dengan baik, tiba-tiba sepak bola Indonesia kembali mendapatkan masalah baru. Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Meski Indonesia berkali-kali mendapat peringatan dari FIFA, tetapi beruntungnya hingga kini Gianni Infantino masih bersedia untuk mendampingi tranformasi sepak bola Indonesia. (GaluhPro/Seva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait