Rabu, Februari 28, 2024

Catatan Hitam Sepak Bola Indonesia: Ini Penyebab FIFA Batalkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Berita Terkait

Berita Olahraga, galuhpro – Catatan hitam sepak bola Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Mulai dari kesalahpahaman hingga menyebabkan kerusuhan.

Pencabutan satatus tuan rumah Piala Dunia U20 2023 juga tak terlepas dari bukti masih lemahnya negeri ini dalam menyelesaikan sekelumit masalah.

FIFA telah resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen sepak bola terbesar dunia. Padahal itu adalah mimpi besar dari sejak lama.

Menurut pemerhati sepak bola nasional, Yesaya Oktavianus mengatakan bahwa sesungguhnya FIFA sudah mengantongi catatan hitam sepak bola Indonesia.

“Kita sudah banyak berbuat kesalahan dan itu sudah menumpuk di FIFA dari sisi bolanya. FIFA itu sudah punya catatan hitam,” kata Yesaya dikutip dari laman Tribunnews.

Baca Juga: Shin Tae-yong Sakit Hati Menerima Keputusan FIFA: Saya Hanya di Kamar Saja

Catatan hitam yang dimaksud adalah tragedi kemanusiaan Stadion Kanjuruhan, Pelanggaran statuta FIFA atau PSSI di kongres.

Selanjutnya masih ada lagi seperti penolakan kepala daerah kepada salah satu Negara peserta Piala Dunia. Lalu ada pernyataan bahwa FIFA yang membatalkan Drawing Piala Dunia U20 di Bali.

Sepak Bola Indonesia Perlu Berbenah

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan penyebab utama FIFA membatalkan status tuan rumah Indonesia dalam Piala Dunia U20 2023.

FIFA menyoroti adanya intervensi dari sejumlah pihak terhadap penyelenggaraan turnamen Piala Dunia level usia tersebut.

“FIFA ini kan otoritas tertinggi sepak bola di dunia, tentu dengan segala keberatan yang sudah disampaikan (Terhadap Piala Dunia U20), FIFA melihat ini sebagai sebuah intervensi,” kata Erick Thohir dikutip dari laman tempo.

Melihat adanya intervensi tersebut tentunya FIFA juga mempertimbangkan. Apalagi catatan hitam sepak bola Indonesia masih menjadi kajian FIFA.

Keamanan menjadi salah satu faktor perhatian utama dalam Piala Dunia U20 2023. Pihak FIFA pun tidak ingin kerusuhan terjadi dalam turnamen bergensi tersebut.

Untuk langkah selanjutnya Erick Thohir pun akan bernegosiasi dengan FIFA. Dalam arti, Indonesia bisa terbebas dari sanksi.

Sepak bola kita memang harus benar-benar dibenahi terlebih dahulu dari berbagai aspek. Agar nanti Indonesia bisa kembali tampil dengan citra baru dalam dunia Internasional. (GaluhPro/Seva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait