Minggu, Februari 25, 2024

Cara Baru TC Indra Sjafri, Metode STY Tak Sesuai?

Berita Terkait

GaluhPro.com – Pelatih Timnas Indonesia U22, Indra Sjafri memiliki cara berbeda dalam program pemusatan latihan atau TC.

Metode itu disebut berbeda ketimbang program kepelatihan skuad Timnas Indonesia senior dibawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui program TC Timnas Indonesia U-22, sebagai persiapan SEA Games 2023 mulai digeber pada 1 April lalu.

Dalam metode latihannya, Indra Sjafri tidak memaksakan para pemain yang dipanggil untuk datang.

Baca Juga: Timnas U22 Vs Bhayangkara FC Imbang 1-1, Berikut Tanggapan Indra Sjafri

Terlebih bagi para pemain Liga 1 yang tampil reguler membela klubnya, kebijakan tersebut bukan tanpa penyebab, Indra punya dalih kuat.

Pria berkumis tebal itu, percaya bahwa banyak klub Liga 1 dihuni oleh pelatih yang berkualitas.

Sehingga hal itu membuatnya tak keberatan, ada para pemain yang belum ikut gabung TC.

“Para pelatih di klub makin lama makin banyak diisi orang-orang berkualitas,” kata Indra Sjafri seperti dikutip dari Tribunnews.

Selain itu berdasar pengalaman yang didapat Indra Sjafri, para pemain yang ikut TC jangka panjang tidak menjamin kualitasnya.

Dimana kualitas pemain yang ikut TC panjang, tidak lebih baik dari pemain yang bermain reguler di klub.

Cara Baru Indra Sjafri, Apakah Metode TC ala Shin Tae-yong Tak Efektif?

Pemusatan latihan/TC yang dilakukan Indra sangat berbeda dengan Shin Tae-yong selama menangani Timnas Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu, cukup memaksakan klub-klub Liga 1 untuk melepas pemain ke skuat U-20 untuk Piala Asia U-20 lalu.

Seolah menemukan formula baru dalam membangun timnas bermutu dan berkualitas, Indra seolah menyentil cara usang Shin Tae-yong.

Keputusan Shin Tae-yong, beberapa waktu lalu saat mengadakan TC jangka panjang untuk Timnas U-20 menuai kritikan.

Kritikan tersebut, didapatkan dari pelatih-pelatih klub Liga 1 seperti Thomas Doll (Persija), Luis Milla (Persib) dan Bernardo Tavares (PSM Makassar).

Oleh karena itu, Indra mengatakan kalau TC jangka panjang sudah tidak ideal, kecuali diterapkan untuk para pemain di kelompok U-17.

Lebih lanjut, ia mengatakan Timnas Indonesia harus sudah membiasakan TC jangka pendek.

Saat ini metode tersebut telah di mulai dari timnas kelompok U-23 dan berlanjut hingga level senior.

Tentu patut dinantikan, hasil dari formula baru yang diterapkan Indra Sjafri bersama Timnas U-22 di ajang SEA Games 2023. (GaluhPro/Yudi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait