Rabu, Februari 21, 2024

Buntut Kericuhan Suporter Persik-Arema, Ketum PSSI Sebut Bakal Ada Sanksi

Berita Terkait

GaluhPro.com– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengungkap baka ada sanksi yang merupakan konsekuensi dari kericuhan suporter Persik-Arema.

Kericuhan tersebut terjadi di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (15/7/2023).

Hal tersebut diungkap Erick Thohir saat meninjau seleksi Timnas Indonesia U-17 di Gianyar, Bali pada Minggu (16/7/2023).

“Saya yakin pasti ada (sanksi),” ujar Erick dalam laporan Antara.

Namun demikian Erick Thohir belum merinci bentuk sanksi yang terhadap kericurah suporter Persik-Arema tersebut. 

Pasca kejadian, kini Komisi Disiplin PSSI tengah menyelidiki peristiwa tersebut untuk tindakan lebih lanjut.

Kebijakan PSSI dan LIB untuk Aksi Kericuhan Suporter

PSSI dan operator kompetisi, Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan kebijakan terkait dengan suporter.

Yakni melarang suporter tim tamu hadir langsung di stadion pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2023/2024. 

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut setelah tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Tragedi memilukan dalam sepak bola Indonesia tersebut terjadi pada 1 Oktober 2022 dan menewaskan 135 orang.

Erick Thohir kemudian mengingatkan suporter bahwa Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) masih mengawasi sepak bola Indonesia.

Langkah FIFA tersebut tentu sebagai dampak dari peristiwa di Stadion Kanjuruhan selama dua tahun terakhir. 

Baca juga: Marselino Ferdinan Cetak 2 Gol untuk KMSK Deinze saat Melawan FC Groningen

Oleh karena itu, ia meminta suporter untuk turut menjaga suasana tetap kondusif sebagai bagian dari transformasi sepak bola Tanah Air.

“Tadi malam ada lagi kerusuhan, Persik-Aremania, tiba-tiba ada suporter tamu datang yang jelas-jelas kesepakatan FIFA dengan pemerintah Indonesia, kesepakatan Liga dengan Kepolisian tidak ada suporter tamu,” jelas Erick.

Dalam konteks ini, Erick mendukung peningkatan program Jambore Suporter yang telah berlangsung di Jawa Timur sebagai upaya untuk mempererat hubungan dan solidaritas antara suporter demi kebaikan sepak bola Tanah Air.

“Kalau ini (kericuhan) terus menerus, tidak ada introspeksi diri, baik dari suporter, dari klub, tim yang menjadi panitia tamu, percaya sama saya, (akan) dihukum. Apa kita mau dihukum lagi?,” tegas Erick.

Dalam pertandingan tersebut, Persik Kediri berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 5-2. (GaluhPro/Dianti Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait