Kamis, Februari 29, 2024

Bos PSIS Semarang Komentari Sanksi Komdis PSSI, Blak-Blakan Ungkap Kecewa

Berita Terkait

GaluhPro.com– PSIS Semarang kembali mendapat hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI di pekan kelima Liga 1 2023/2024. 

Sebelumnya pun dua pemain andalan PSIS Semarang, yakni Carlos Fortes dan Boubakary Diarra, telah mendapat sanksi dari Komdis PSSI. 

Namun kali ini PSIS Semarang mendapatkan hukuman terkait kehadiran suporter di kandang PSS Sleman pada Jumat (21/7/2023).

Sanksi tersebut secara resmi sampai kepada pihak PSIS Semarang pada Sabtu (29/7/2023). 

Dalam surat keputusan Komdis PSSI, terungkap PSIS Semarang telah melanggar Regulasi Liga 1 2023/2024 dan Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Regulasi tersebut berisi tentang larangan kehadiran suporter PSIS Semarang sebagai pendukung tim tamu dalam pertandingan tersebut. 

Akibat pelanggaran tersebut akhirnya PSIS Semarang mendapat sanksi berupa denda sebesar Rp 25 juta. 

Selain itu, apabila terjadi pelanggaran serupa di masa mendatang, sanksi yang lebih berat akan berlaku.

Bos PSIS Semarang Kecewa dengan Sanksi Komdis PSSI

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyatakan pihaknya tidak dapat mengajukan banding terhadap hukuman tersebut. 

Sontak saja bos PSIS Semarang tersebut merasa kecewa atas keputusan Komdis PSSI ini. 

“Kenapa PSSI mengedepankan atau menggunakan pendekatan sanksi untuk peraturan baru ini dan tidak melakukan pendekatan komunikasi, sosialisasi serta edukasi,” kata Yoyok, pada hari Senin (31/7/2023) dikutip dari JPNN.

Menurut Yoyok Sukawi, tidak ada atribut PSIS Semarang yang terlihat di Stadion Maguwoharjo saat pertandingan berlangsung. 

“Kami juga sudah mengimbau dan klub juga telah berusaha secara maksimal,” sambung Yoyok.

Baca juga: Rekap Denda Komdis PSSI di Liga 1 2023/2024, Dewa United Paling Parah, Empat Klub Bebas Sanksi

Yoyok Sukawi berharap denda tersebut menjadi sanksi terakhir bagi oleh PSIS Semarang. 

Selain itu, ia juga meminta para suporter untuk tidak menghadiri pertandingan tandang PSIS Semarang. 

“Suporter ayo menahan diri jangan away days dulu selama masih ada larangan dari PSSI karena Komdis bisa mengambil bukti-bukti melalui foto-foto dan sosial media, laporan matchcom, laporan intel menjadi bukti untuk menghukum klub,” tutur Yoyok. (GaluhPro/Dianti Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait