Rabu, Februari 21, 2024

Bagus Kahfi Ungkap Perbedaan Liga Belanda dan Yunani Bagi Pemain Muda

Berita Terkait

GaluhPro.com– Mantan striker Timnas Indonesia U-16, Bagus Kahfi ungkap perbedaan Liga Belanda dan Liga Yunani terhadap pemain muda.

Sebagai adalah salah satu talenta muda terbaik Indonesia yang pernah menjadi top skorer di Piala AFF U-16 2018 dan Piala AFF U-19 2019. 

Bagus Kahfi tampak piawai dalam mencetak gol juga menarik perhatian legenda klub Chelsea, Dennis Wise, yang membawanya ke Inggris dalam program Garuda Select.

Setelah dua musim bermain untuk Garuda Select di Inggris dan Italia, Bagus Kahfi juga mendapatkan rekomendasi dari Dennis Wise untuk bermain di FC Utrecht, Belanda. 

Meski saat itu Bagus Kahfi baru saja menjalani operasi patah pergelangan kaki kirinya, ia menerimanya tanpa ragu meski masih dalam tahap pemulihan pasca operasi.

Perbedaan Liga Belanda dan Liga Yunani Versi Bagus Kahfi

Pada Senin (3/7/23) Bagus Kahfi melakukan sesu wawancara dengan salah satu media olahraga Indonesia, INDOSPORT.

Bagus Kahfi mengaku memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bermain di FC Utrecht. 

“Kalau di Belanda, saya bisa bilang (persaingannya) fair ya. Yang saya suka, kalau bagus di latihan, pasti bakal main di pertandingan,” kata Bagus dikutip dari IndoSport.

Namun karena beberapa hal ia tidak dapat memanfaatkan kesempatan dengan maksimal sehingga tak bertahan di Belanda.

Bagus Kahfi kemudian mencoba peruntungannya dengan bermain di Asteras Tripolis FC, klub kasta tertinggi di Liga Yunani. 

Namun sayangnya, Liga Yunani bukanlah kompetisi yang ramah bagi pemain muda. 

Menurut Bagus Kahfi, mayoritas pemain di Liga Yunani adalah pemain senior dan pemain asing. 

“Kalau di Yunani, persaingannya memang sulit, senioritas, dan mungkin Liga Yunani bukan liga untuk pemain muda,” ungkap Bagus.

Bagus mengungkapkan bahwa Liga Yunani tidak banyak memberi kesempatan pada pemain muda untuk tampil.

Baca juga: Bagus Kahfi Debut di Liga 1, Pemain Ini Berharap Sang Wonderkid Kembali ke Timnas Indonesia

Meskipun ada beberapa pemain muda yang muncul, namun jumlahnya tidak banyak dan tidak setiap tim memiliki pemain muda dalam skuadnya.

“Nggak banyak pemain muda yang selalu muncul di tim. Ada beberapa, tetapi nggak banyak, nggak setiap tim ada,” terang Bagus.

Meski demikian, Bagus mengaku telah pulih dari cedera dan berhasil beradaptasi dengan baik di Yunani. 

Ia tidak mengalami kendala dalam hal bahasa, perbedaan cuaca, makanan, dan sebagainya. 

Namun, keberuntungan Bagus adalah banyaknya pemain asing, sekitar 80 persen dari Spanyol dan Argentina, yang membuatnya nyaman.

Saat ini, Bagus Kahfi telah memutuskan untuk meninggalkan Liga Yunani dan kembali ke Indonesia. 

Ia telah bergabung dengan tim Barito Putera dan sudah melakukan debutnya di Liga 1 2023/2024. (GaluhPro/Dianti Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Berita Terpopuler

Nama 11 Pemain yang Mendapat Panggilan Timnas Indonesia untuk Menghadapi Turkmenistan Terungkap

GaluhPro.com- Nama 11 pemain mendapat panggilan Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Turkmenistan September mendatang sudah terungkap.  Pihak klub yang mengumumkan...
- Advertisement -

Berita Terkait